MASIGNALPHAS2101
3071178398193978069

Chris Roberts Hacker Yang Berhasil Meretas sistem Pesawat?!

Chris Roberts Hacker Yang Berhasil Meretas sistem Pesawat?!
Add Comments
Friday, October 23, 2020

Apakah kamu pernah menaiki pesawat?
Pernahkah kamu berfikir bagaimana cara kerja sistem pada pesawat?

Plane, atau yang biasa disebut sebagai pesawat.
Pesawat dibuat pada tanggal 17 Desember 1903 oleh 4 orang yang bernama :
- Juan De La Cierva
- Georgy Langemak
- Orville Wright
- Wilbur Wright

4 Orang di atas adalah penemu pesawat pertama di dunia.

Namun, semakin berkembangnya teknologi, sistem pada pesawat selalu terupdate.

Yang memungkinkan peretas untuk memasuki sistemnya, dikarenakan semakin canggih dan terkoneksi dengan internet yang memudahkan peretas untuk menganalisa cara kerja pada sistem pesawat dan menyusupinya.

Chris Roberts seorang peretas sekaligus founder perusahaan keamanan yang bernama "One World Labs" ini menjadi sorotan publik setelah dirinya mengaku bahwa dapat meretas sistem pesawat, pria berkelahiran inggris ini telah dikagumi banyak orang, jadi wajar saja jika FBI Dan pembuat pesawat pada saat itu juga kagum pada roberts.

berkat aksi peretasan pesawatnya yang dia perlihatkan kepada sang pembuat pesawat melalui IFE (In Flight Entertainment System).

Setelah dirinya mengaku bahwa dirinya dapat meretas sebuah sistem pesawat, FBI Langsung mengintrogasikan hal tersebut ke pihak terkait yaitu Roberts.

Sebelumnya Pihak FBI Telah menyita ponsel, laptop dan beberapa alat komunikasi milik Chris Roberts Tersebut guna untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Cara Roberts melakukan peretasan pada pesawat juga tak semudah yang di bayangkan, dia harus membuka penutup mesin pada bawah bangku penumpang untuk menghubungkan kelaptopnya.

Pertama-tama, ia menghubungkan laptopnya ke box elektronik IFE yang ada di bawah kursi penumpang. Dari situlah, dia bisa terhubung dengan Thrust Management Computer yang mengendalikan mesin.

Roberts mengklaim bahwa dirinya pernah membuat mesin pesawat menjadi naik saat di udara (saat terbang), sehingga membuat pesawat menjadi oleng atau miring (menyamping).

Untuk menguasai dan memperhatikan sistem kerja IFE Tersebut Roberts membutuhkan waktu 6 Tahun untuk mempelajarinya.

Roberts sebelumnya sudah pernah melaporkan terkait kerentanan pada sistem IFE ini, namun tidak ada kejelasan dari mereka (Tidak Perduli).

"Saya telah berbincang dengan dua pembuat pesawat dan juga dua penyedia layanan infotainment di pesawat tapi tak pernah berlanjut ke apapun" (20/5/2015).

FBI ternyata mengamati penelitian Roberts. Februari lalu, agen FBI menyambangi Roberts untuk mendiskusikan soal keamanan pesawat. 

Roberts memperlihatkan sekaligus menjelaskan semuanya. Roberts mengaku bisa mengetahui data penerbangan hanya dengan menghubungkan laptop ke sistem hiburan di pesawat.

Bahkan lebih jauh dari itu, Roberts mengklaim bisa bertindak lebih jauh. Yakni mengendalikan kontrol mesin yang akhirnya dapat mengubah arah pesawat.

FBI kini menginterogasi Roberts dan ia juga dilarang naik pesawat. Klaimnya soal membajak pesawat melalui sistem IFE pun menimbulkan kehebohan di kalangan industri penerbangan maupun pakar keamanan komputer.

Para pakar keamanan ada yang mendukung bahwa maksud Roberts itu baik, yakni menunjukkan celah keamanan di pesawat terbang modern. Tapi kebanyakan mengecamnya dan meragukan apakah Roberts benar-benar bisa melakukannya.

"Klaim kalau mode thrust management system bisa diubah tanpa komando dari pilot atau ketika dihubungkan dengan sistem manajemen penerbangan adalah hal yang hampir mustahil," kata Peter Lemme, chairman perusahaan satelit Ku and Ka.

"Dalam kejadian seperti yang dia klaim, yakni gangguan di Thrust Management System, hal itu akan diketahui oleh awak kabin, mereka akan mengetahui kalau pesawat bergerak dengan komando yang tak berasal dari kokpit. Pilot akan mencegahnya dan langsung akan ada investigasi. Jadi aku tak percaya bahwa yang dia katakan itu benar," ucap Michael Planey, konsultan keamanan pesawat.

Tapi mungkin ada baiknya menunggu penyelidikan FBI. Baru akan diketahui apakah Roberts benar-benar bisa membajak pesawat dari kursi penumpang ataukah hanya sebaliknya.

Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan dari FBI, Ada kemungkinan hal ini benar dan sebaliknya, dikarenakan penyelidikan ini berjalan secara tertutup.

Jika Kamu Belajar Hal Baru Hari Ini, Jangan Lupa Share Artikel Ini, Semoga Artikel Kali Ini Dapat Bermanfaat Untuk Kamu, Terimakasih Telah Membaca Dan Sampai Jumpa Di Artikel Selanjutnya..

Note: Only a member of this blog may post a comment.